Amalan

Pakcik dtg dgn Hilux, bagi RM50 minta isi penuh, sekali tindakan dia buat Gadis SheIl men4ngls

Mal4ng nasib seorang kakit4ngan stesen minyak diperd4ya seorang pelnggan lelaki yang tidak bertanggvngjawab menyebab mngsa mengal4mi kervgian ratusan ringgit.

Menurut mngsa yang dikenali sebagai Suyyaya berkata, pada hari kejadian seorang lelaki berusia lingkvngan 40-an ke atas datang ke kaunter memaklumkan dia mahu membuat isian penuh namun memberi wang pendahuluan sebanyak RM50.

“..pakcik datang dengan Hilux, bagi RM50 lepas tu minta isi penuh. Tengok muka pula boleh dipercayai, ingatkan dia isi kurang dari RM100. Lepas tu dia l4ri macam tu je,” kata Suyyaya dalam video perkongsiannya di TikT0k.

Video Player

Perbuatan lelaki itu membuatkan mngsa terkil4n dan kini terpksa menanggvng kervgian tersebut menggunakan wang gajinya sendiri.

Turut menimbulkan persoalan, tong apa yang digunakan oleh lelaki itu sehingga membuat pengisian minyak yang mencecah k0s RM360.

“Woii gaji aku!! RM1-RM2 tu tak kisah, ini beratus-ratus. Kau pakai tong ape weh untuk isi minyk banyak tu? …dia isi.. Ya Allah.. banyaknya. (Saya) dengan muka bangganya tunggu untuk dibayar,” katanya.

Di media sosi4l, netlzen bersimp4ti dengan apa yang dilalui mngsa. Netlzen juga menasihatkan mngsa untuk membuat lap0ran p0lis dan menyertakan video dari rakaman kamera litar tertutup premisnya untuk dijadikan sebagai bukti.

Jadi dapat disimpulkan bahwa jujur adalah sebuah perilaku positif yang apabila kita berkata dan berbuat sesuatu, keduanya selalu berkesinambungan. Tidak melakukan kecurangang- kecurangan itu juga merupakan bentuk kejujuran. Jujur menyebabkan kita menjadi orang yang dapat dipercaya

Ayat- Ayat tentang Kejujuran dan Tafsirnya
Qs. Al- Maidah: 8

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Diperintahkan kepada orang- orang beriman agar membiasakan diri untuk selalu menegakkan kebenaran dalam melakukan perkara dunia maupun akhirat (agama) dengan penuh rasa ikhlas. Yaitu jika beramal dilakukan dengan baik dan benar tanpa berbuat dzalim terhadap yang lain. Melakukan ‘amr ma’ruf dan nahyi munkar adalah salah satu bentuk menegakkan kebenaran untuk mengharap ridha Allah.

Dalam ayat ini diterangkan bahwa bentuk kejujuran adalah menyatakan kebenaran dalam persaksian secara adil, tanpa didasari unsur apapun, kepada siapapun sekalipun terhadap musuh. Karena apabila terjadi ketidak adilan maka akan timbul perpecahan di masyarakat karena telah hilangnya rasa percaya.

Keadilan adalah salah satu jalan untuk mendapat ridho Allah, dan menunjukkan bahwa kita adalah orang yang bertaqwa. Dengan berlaku adil, kita menghindarkan diri dari murka Allah. Setiap perbuatan tentu ada balasannya, termasuk berlaku adil. Jika seseorang meninggalkan keadilan makan balasan yang ia dapat di dunia adalah kehinaan dan kenistaan. Sedangkan balasan di akhirat adalah murka Allah.[5]

Sumber: Niaga Kini Via thereporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *