Amalan

Ramai Pelik Kenapa Putin Tak Guna Meja Panjang Ketika Bertemu Jokowi, Ini Penjelasan Presiden Russia

Presiden Russia, Vladimir Putin tidak menggunakan meja panjang ketika bertemu Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) di Kremlin, Khamis lalu.

Putih dilihat lebih selesa berbincang bersama Jokowi secara dekat dengan posisi mereka hanya dipisahkan satu meja putih kecil yang dihiasi bunga di atasnya.

Kedua-dua pemimpin itu mengenakan sut berwarna hitam, lapor The Guardian.

Situasi tersebut jauh berbeza jika dibandingkan ketika Putin berjumpa pemimpin lain seperti Presiden Perancis, Emmanuel Macron dan Kaunselor Jerman, Olaf Scholz.

Selain itu, Presiden Iran, Ebrahim Raisi, Perdana Menteri Hungary, Viktor Orban dan Setiausaha Agung PBB, Antonio Guterres yang turut menerima layanan serupa.

Kesemua pemimpin itu menerima layanan dengan meja dalam ukuran enam meter.

Situasi janggal itu jelas kelihatan apabila mereka duduk berjauhan dari hujung ke hujung ketika bertentang mata dengan Putin.

Sebelum ini, Putin menjelaskan alasan meja panjang digunakan kerana beberapa pemimpin yang datang bertemu dengan dirinya enggan melakukan ujian calitan PCR Covid-19 yang diwajibkan oleh Russia.

Alasan lain seperti menjaga penjarakan fizikal dan protokol kesihatan.

China, Belarus dan Kazakhstan merupakan sekutu Russia, sedangkan Putin menganggap Indonesia sebagai negara sahabat kerana negara itu bersikap neutral sejak konflik Russia di Ukraine tercetus.

Saintis politik di Moscow dedah di mana Putin sorok keluarga

MOSCOW – Presiden Rusia, Vladimir Putin didakwa menyembunyikan ahli keluarganya di ‘bandar rahsia bawah tanah’ di Siberia sejak akhir minggu lalu.

Perkara itu didedahkan saintis politik di Moscow, Valery Solovey, 61, yang mendakwa bunker mewah dilengkapi teknologi canggih itu terletak di kawasan Pergunungan Altai dan direka khas untuk memberi perlindungan jika perang nuklear tercetus.

Menurutnya, bandar tersebut dibangunkan firma gergasi, Gazprom kira-kira sedekad lalu di sebuah lokasi di daerah Ongudaysky, sebuah wilayah di Siberia yang bersempadan dengan Mongolia, China dan Kazakhstan.

Beberapa pemerhati juga telah menemui titik pengudaraan di sekitar kawasan yang menempatkan bunker rahsia tersebut dengan talian voltan tinggi yang mencukupi untuk memberi bekalan kuasa kepada sebuah bandar kecil.

Jelasnya lagi, penggali terowong Jerman dipercayai berada di lokasi tersebut ketika kerja pembinaan giat dijalankan.

Pada minggu lalu, Solovey yang digelar sebagai ahli teori konspirasi oleh segelintir pihak di Moscow telah disoal siasat selama tujuh jam berhubung laman Telegram yang dikendalikan beliau yang mendedahkan tentang masalah kesihatan dan mental Putin.

Bekas profesor di Moscow State Institute of International Relations (MGIMO) itu kemudiannya dibebaskan, namun kes tersebut masih belum ditutup malah kediamannya turut digeledah selain beberapa peralatan elektronik miliknya dirampas.

Salah satu dakwaan menggemparkan dibuat Solovey adalah tentang ritual mengorbankan seekor serigala yang diadakan Putin di Siberia kononnya untuk meningkatkan tahap kesihatan pemimpin berusia 69 tahun itu. – Agensi

Talian voltan tinggi yang mencukupi untuk memberi bekalan kuasa kepada sebuah bandar kecil ditemui di permukaan lokasi yang didakwa menempatkan bunker rahsia tersebut di kawasan Pergunungan Altai. – Foto Agensi

Sosok Maria Tikhonova, Putri Vladimir Putin

Maria merupakan lulusan biologi di Universitas St. Petersburg dan kedokteran di Universitas Negeri Moskow. Dirinya kini diketahui sudah menikah.

Menurut laporan media Rusia, Maria menikah dengan seorang pengusaha Belanda bernama Jorrit Joost Faassen. Dari berbagai informasi yang didapatkan, Maria diketahui tinggal di Belanda untuk sementara waktu. Namun, hal ini belum dikonfirmasi langsung oleh orang-orang terdekatnya.

Menjadi istri dari pengusaha, saat ini Maria menggunakan nama keluarga Faassen. Ia diketahui mengejar karir sebagai biomedis yang berspesialisasi pada sistem endokrin atau sistem hormon.

Tercatat bahwa Maria merupakan salah satu penulis dari lima penelitian yang terbit sekitar dua tahun terakhir. Salah satu judul penelitiannya tersebut adalah “The status of blood antioxidant system in patients with active acromegaly.”

Selain itu, ia juga menulis buku yang diterbitkan awal tahun ini oleh Lambert Academic Publishing. Tulisannya tersebut berjudul “Idiopathic stunting” pada anak-anak.

Profesional di bidangnya, Maria merupakan kandidat PhD di Pusat Penelitian Endokrinologi di Moskow. Dirinya juga dikatakan menjalankan proyek amal membantu anak-anak yang terkena penyakit endokrin.

Sosok Katerina Tikhonova, Putri Kedua Presiden Rusia

Selain Maria, sosok anak bungsu Putin juga tak kalah menjadi sorotan, yakni Katerina Tikhonova. Ia diketahui lahir pada 1986 saat Putin ditempatkan di Jerman, sebagai mata-mata.

Menjadi sosok perempuan berdaya, ia ditunjuk sebagai kepala lembaga kecerdasan buatan baru di Universitas Negeri Moskow. Katerina menjabat posisi senior di universitas selama beberapa tahun. Pada masa itu, ia menjalankan proyek yang didanai publik.

Dalam segi pendidikan, ia memiliki gelar Master dalam bidang fisika dan matematika. Di sisi lain, dirinya juga diketahui sebagai seorang penari rock’n’roll akrobatik.

Katerina pun kini diketahui sudah memiliki suami. Ia menikah dengan Kirill Shamalov, seorang investor Rusia yang juga putra Nikolai Shamalov, teman lama sang presiden. Shamalov sendiri adalah pemegang saham di Bank Rossiya, sebuah bank pribadi elite Rusia dan diakui oleh petinggi Amerika Serikat.

Keduanya kini dilaporkan telah berpisah. Namun dilansir dari Reuters, saat dikonfirmasi kabar pernikahannya tersebut, pihak Kremlin, sekretaris pers Federasi Rusia menolak untuk menjawab.

“Kami tidak memiliki informasi apa pun tentang kehidupan pribadi, hubungan keluarga, status perkawinan, kegiatan akademis, keterlibatan dalam proyek tertentu dan silsilah keluarga Ny. Tikhonova, atau tentang individu lain yang disebutkan dalam surat Anda,” ujarnya.

Keluarga Vladimir Putin Dirahasiakan

Sang Presiden rupanya sengaja merahasiakan keluarganya dari sorotan media. Ia ingin agar anak dan cucunya bisa hidup seperti orang biasa dan jauh dari sorotan publik.

“Saya tidak ingin mereka tumbuh seperti beberapa pangeran kerajaan. Mereka perlu memiliki lingkungan yang normal dan interaksi yang biasa dengan anak-anak lain. Begitu saya memberikan nama dan usia mereka, mereka akan segera diidentifikasi dan tidak akan pernah hidup dengan damai,” ujar Putin, dilansir The New York Times.

Itulah biografi singkat dua putri Vladimir Putin yang merupakan seorang Presiden Rusia. Semoga saja vaksin virus Corona ini segera bisa didistribusikan ke banyak daerah dan negara agar pandemi ini bisa cepat berakhir.

Sumber : Utusan Online

Apa Pendapat Anda? Dah Baca, Jangan Lupa Komen Dan Share Ya. Terima Kasih!

Jom Tekan Like Page Kami Di Bawah Artikel ni.

PERHATIAN: Pihak kami tidak akan bertanggungjawab langsung ke atas komen-komen yang diberikan oleh pembaca kami.

Sila pastikan anda berfikir panjang terlebih dahulu sebelum menulis komen anda disini. Pihak kami juga tidak mampu untuk memantau kesemua komen yang ditulis disini.

Segala komen adalah hak dan tanggungjawab anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.